Purwakarta — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Purwakarta resmi membuka pendaftaran kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya kaderisasi berjenjang untuk mencetak pemimpin muda yang tangguh, berintegritas, dan siap mengabdi kepada nilai-nilai Ke-Islaman serta Ke-Bangsaan.
Berdasarkan informasi yang dirilis panitia, pendaftaran PKL dibuka mulai 16 April hingga 16 Juni 2026 dan dilakukan secara daring. Selanjutnya, tahapan screening peserta akan dilaksanakan pada 17 Juni 2026, juga melalui mekanisme online. Adapun pelaksanaan inti kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 18–21 Juni 2026 di ABM Farm Muhajirin 5 - Kecamatan Kiarapedes.
Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan PKL ini ditujukan bagi kader GP Ansor berusia 20 hingga 45 tahun yang telah mengikuti jenjang kaderisasi sebelumnya, seperti PKD/Diklatsar maupun PKL PMII atau Lakut IPNU. Peserta juga diwajibkan melengkapi sejumlah persyaratan administrasi, di antaranya formulir pendaftaran, pas foto berjas Ansor, fotokopi KTP, serta KTA Ansor.
Selain itu, peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp200.000 bagi kader dari wilayah Purwakarta dan Rp400.000 bagi peserta dari luar daerah. Setiap calon peserta juga harus menyertakan surat rekomendasi dari pimpinan cabang atau pimpinan anak cabang setempat.
Dalam pelaksanaannya, panitia telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menunjang kenyamanan peserta, seperti seragam PKL, ID card, perlengkapan tulis, konsumsi selama pelatihan, hingga sertifikat. Peserta juga diimbau membawa perlengkapan pribadi, termasuk atribut Ansor, pakaian resmi, perlengkapan ibadah, serta kebutuhan pribadi lainnya.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan online yang telah disediakan panitia. Untuk informasi lebih lanjut, calon peserta dapat menghubungi narahubung yang telah ditetapkan.
Kegiatan PKL ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat kapasitas kader GP Ansor Purwakarta, sekaligus menyiapkan regenerasi kepemimpinan yang berkomitmen terhadap nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan ke-Ansor-an.

0 Comments